kelas : 4EA12
NPM : 11209375
1.
Jelaskan pengertian Corporate Social Responsibility (CSR) dan urgensi implementasi
CSR
bagi perusahaan dan masyarakat sekitar !
Definisi
CSR (Corporate
Social Responsibility) adalah
suatu tindakan atau konsep yang
dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan
perusahaan tersebut) sebagai bentuk
tanggungjawab mereka terhadap
sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada.
urgensi implementasi CSR bahwa implementasi
CSR sebagai upaya perusahaan untuk
mencapai keseimbangan jangka panjang dalam
kaitannya dengan eksistensi perusahaan tersebut,
semestinya penerapan CSR tidak
harus dipaksakan melalui undang-undang
2.
Jelaskan argumen anda tentang kaitan antara CSR
dengan business sustainability
(keberlanjutan bisnis) !
Merupakan kesadaran
menjadi kondisi ideal dalam konteks pemberdayaan masyarakat yang sering
diimplementasikan dalam bentuk program CSR merupakan aktivitas yang lintas
sektor dan menjadi modal sosial yang harus dioptimalkan memlalui mekanisme
kemitraan yang berperan meningkatkan sosio-ekonomi masyarkat dan komunitas
lokal yang berada di sekitar perusahaan.
3.
Apa yang dimaksud dengan Good Corporate Governance (GCG) ?
Jelaskan prinsip – prinsipnya !
Good corporate governance (GCG) secara definisi merupakan
sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan yang menciptakan nilai tambah
(value added) untuk semua stakeholder. Secara umum terdapat lima prinsip dasar dari good corporate
governance yaitu:
1.
Transparency (keterbukaan informasi), yaitu keterbukaan
dalam melaksanakan proses
pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam mengemukakan informasi
materiil dan relevan mengenai perusahaan.
2.
Accountability (akuntabilitas), yaitu kejelasan fungsi,
struktur, sistem, dan
pertanggungjawaban organ perusahaan sehingga pengelolaan
perusahaan terlaksana secara efektif.
3.
Responsibility (pertanggungjawaban), yaitu
kesesuaian (kepatuhan) di dalam pengelolaan
Perusahaan terhadap prinsip korporasi yang sehat serta peraturan
perundangan yang berlaku.
4.
Independency (kemandirian), yaitu suatu keadaan dimana
perusahaan dikelola secara
5.
professional tanpa
benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan dari pihak manajemen yang tidak
sesuai dengan peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku dan
prinsip-prinsip korporasi yang sehat.
6.
Fairness (kesetaraan da kewajaran), yaitu
perlakuan yang adil dan setara di dalam
memenuhi hakhak stakeholder yang
timbul berdasarkan perjanjian serta peraturan perundangan yang berlaku.
4.
Adakah hubungan antara CSR dan GCG ? Jelaskan !
Menerapkan
Penerapan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan (Corporate Social
Responsibility CSR) secara benar berarti juga memenuhi prinsip responsibilitas
yang diusung GCG. Penerapan CSR secara konsisten merupakan bagian dari upaya
memaksimalkan nilai perusahaan. CSR merupakan komitmen perusahaan berperilaku
etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan dengan tetap
mengedepankan peningkatan kualitas hidup karyawan beserta keluarganya,
komunitas lokal dan masyarakat luas.
5.
Jelaskan pengertian whistle blowing ! Bedakan whistle blowing internal dan eksternal !
Whistle Blowing Merupakan tindakan yang dilakukan oleh
seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kekurangan yang dilakukan
oleh perusahaan atau atasannya kepada pihak lain.
n Whistle blowing internal terjadi ketika seorang
karyawan mengetahui kecurangan yang dilakukan karyawan kemudian melaporkan
kecurangan tersebut kepada atasannya.
n
Whistle
blowing eksternal terjadi ketika seorang karyawan mengetahui kecurangan yang
dilakukan oleh perusahaan lalu membocorkannya kepada masyarakat karena
kecurangan itu akan merugikan masyarakat.
6.
Jelaskan prinsip – prinsip etis apa saja yang harus
diperhatikan dalam bidang produksi ? Berikan dan jelaskan dua contoh
pelanggaran etika bisnis dalam bidang produksi yang ada di Indonesia !
Etika
Produksi
Definisi etika secara sederhana adalah studi mengenai hak dan kewajiban manusia, peraturan moral yang dibuat dalam pengambilan keputusan dan sifat alami hubungan antar manusia dan alam. Maka etika produksi yang diperhitungkan adalah:
aturan main yang dibuat pengusaha dan menjadi patokan berbisnis.
Definisi etika secara sederhana adalah studi mengenai hak dan kewajiban manusia, peraturan moral yang dibuat dalam pengambilan keputusan dan sifat alami hubungan antar manusia dan alam. Maka etika produksi yang diperhitungkan adalah:
aturan main yang dibuat pengusaha dan menjadi patokan berbisnis.
Ø Nilai
Menerima
dan menggaji karyawan, membayar pajak dan sebagainya.
Ø Hak
dan kewajiban
Peraturan moral menjadi acuan tertulis yang sangat
Peraturan moral menjadi acuan tertulis yang sangat
Ø Peraturan
moral penting bagi pengusaha ketika
mengalami dilema atau permasalahan, baik internal atau eksternal. memprioritaskan
perekrutan karyawan dari masyarakat di sekitar perusahaan, menghargai hak
cipta, dll.
Ø Hubungan
manusia
ikut mengelola lingkungan hidup dan mengelola limbah sisa hasil produksi.à• Hubungan dengan alam
ikut mengelola lingkungan hidup dan mengelola limbah sisa hasil produksi.à• Hubungan dengan alam
Contoh kasus pelanggaran etika bisnis
1.
Kasus Indomie yang mendapat larangan untuk beredar di
Taiwan karena disebut mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi manusia dan
ditarik dari peredaran. Zat yang terkandung dalam Indomie adalah methyl
parahydroxybenzoate dan benzoic acid (asam benzoat). Kedua zat tersebut
biasanya hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik, dan pada Jumat
(08/10/2010) pihak Taiwan telah memutuskan untuk menarik semua jenis produk
Indomie dari peredaran. Di Hongkong, dua supermarket terkenal juga untuk
sementara waktu tidak memasarkan produk dari Indomie.
2.
Mogoknya hampir seluruh pekerja PT Freeport Indonesia
(FI) tersebut disebabkan perbedaan indeks standar gaji yang diterapkan oleh
manajemen pada operasional Freeport di seluruh dunia. Pekerja Freeport di
Indonesia diketahui mendapatkan gaji lebih rendah daripada pekerja Freeport di
negara lain untuk level jabatan yang sama. Gaji sekarang per jam USD 1,5–USD 3.
Padahal, bandingan gaji di negara lain mencapai USD 15–USD 35 per jam. Sejauh
ini, perundingannya masih menemui jalan buntu. Manajemen Freeport bersikeras
menolak tuntutan pekerja, entah apa dasar pertimbangannya.
